Bupati Lombok Tengah Dukung Program Hapus Tato Gratis

Yayasan Berdayakan Sesama (YBS) bekerja sama dengan Komunitas Lima Waktu akan menggelar kegiatan hapus tato gratis. Kegiatan bertemakan Hijrah Perubahan itu diadakan di wilayah di seluruh kabupaten dan kota  Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), selama pekan terakhir Oktober 2019.

“Semangat hijrah masyarakat Muslim di Lombok  ternyata sangat tinggi. Hal ini ditandai dengan besarnya minat masyarakat mendaftarkan diri dalam program hapus tato yang tidak lama lagi akan digelar di Lombok,” kata Direktur Utama YBS, Fahrurrozi melalui siaran pers yang diterima Republika.co.id, Sabtu (21/9).

Ia menambahkan, program ini menjadi sangat viral di Lombok. Sehingga,  bupati Lombok Tengah pun mengetahui dan begitu tersentuh.

“Program ini memang viral di sini, sampai Bupati Lombok Tengah, H  Moh  Suhaili Fadhil Thohir  SH  mengetahui  dan memberikan dukungan untuk program ini,” imbuh Fahrurrozi.

“Saya senang mendengar ada kegiatan ini, karena memberikan peluang bagi mereka yang mau berhijrah memperbaiki diri. Kegiatan ini cukup menarik dan sepertinya baru kali ini ada di Lombok. Saya dukung Yayasan Berdayakan Sesama terus memberikan yang bermanfaat bagi sesama,” ungkap bupati Lombok Tengah saat ditemui panitia Program Hapus Tato di Pendopo Bupati Lombok Tengah.

Fahrurrozi mengungkapkan, peminat program hapus tato gratis ini membludak. “Baru beberapa hari diumumkan,  jumlah pendaftar sudah mencapai 1.500 orang Pendaftar baik dari kalangan laki-laki maupun   perempuan,” ujarnya.]

Ia menambahkan,  jumalh peserta ini tersebar di setiap kabupaten kota se-Pulau Lombok. “Besarnya jumlah peminat ini  sangat luar biasa. Panitia penyelenggara terus berupaya mengajak semua pihak untuk ikut andil dalam kegiatan ini,” tuturnya.

Ia berharap bupati Lombok Tengah  berkenan hadir memberikan semangat perubahan bagi para generasi pada saat acara nanti.  “Sekaligus secara resmi membuka acara program hapus tato yang akan pertama kali  digelar di Lombok,” kata Fahrurrozi.

Baca Juga  PPKM Berhasil Cegah Skenario Terburuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori