Pemohon izin usaha di Kota Mataram meningkat

ntbtoday.net [Mataram] – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat pemohon izin usaha sejak awal Oktober 2020, sampai saat ini meningkat dengan jumlah pemohon mencapai 30-40 orang per hari.

“Kondisi ini sangat berbeda dengan kondisi saat awal pandemi dan penerapan normal baru COVID-19, yang hanya mencapai maksimal 10-15 orang,” kata Kepala DPMPTSP Kota Mataram Irwan Rahadi di Mataram, Rabu.

Dikatakan, jumlah pemohon yang datang sebanyak 30-40 orang per hari itu belum termasuk pemohon melalui sistem dalam jaringan (daring), dan itupun setelah dilakukan pengurangan jam pelayanan selama pandemi COVID-19 mulai pukul 08.00 Wita sampai 13.00 Wita.

“Kalau kita buka jam pelayanan normal sampai pukul 16.00 Wita, mungkin jumlah pemohon bisa lebih banyak lagi,” katanya.

Menurut dia, peningkatan jumlah pemohon izin usaha itu terjadi karena masyarakat sudah mulai bangkit setelah sekian lama vakum karena pandemi COVID-19.

Karena itu, rata-rata jenis usaha yang diajukan masyarakat berupa pembukaan usaha-usaha rumahan atau (home industri), dalam berbagai bidang terutama kuliner.

“Usaha kuliner di Mataram tidak kalah semaraknya sehingga semakin memenuhi sudut-sudut kota dan masyarakat juga memiliki banyak pilihan,” katanya.

Di sisi lain, kebijakan pemerintah dalam memberikan kemudahan berinvestasi juga mempengaruhi peningkatan permohonan izin usaha. Pasalnya, untuk mendapatkan izin usaha, pemohon hanya cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) dan NPWP.

“Sesuai kebijakan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau OSS (online single submission), usaha di bawah Rp500 juta masih masuk kategori usaha kecil menengah (UKM), tidak lagi di bawah Rp50 juta,” katanya. [ant]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori