Tingkatkan Pengawasan Pasar, Disdag Lotim Akan Lakukan Uji Petik

ntbtoday.net [Lombok Timur] – Banyaknya laporan pihak pasar yang tidak sesuai dengan keadaan di lapangan, membuat Dinas Perdagangan (Disdag) Lombok Timur (Lotim) akan lakukan pengawasan dengan melaksanakan uji petik.

Kepala Disdag Lotim, H Masnan mengatakan, banyaknya laporan masuk terkait dengan penarikan retribusi pasar yang tidak sesuai dengan jumlah pedagang yang ada di pasar. Hal tersebut memantik niatnya untuk melakukan pengawasan dan pendataan melalui uji petik.

“Sebanyak 38 pasar nantinya akan kita lakukan uji petik,” ucapnya saat ditemui Inside Lombok di ruangannya, Jumat (08/01).

Dengan pelaksanaan uji petik itu juga untuk memvalidasi yang dianggap tidak sesuai, sehingga serapan PAD dari retribusi pasar terganggu dan tidak memenuhi target PAD.

“Tahun ini kita targetkan PAD dari retribusi pasar dari Rp100 juta hingga Rp600 juta tergantung luas pasar,” jelasnya

Dengan uji petik itu, laporan dari kepala pasar bisa lebih valid dan pelaporannya sesuai dengan data terbaru tahun 2021 ini. Sehingga tidak ada lagi laporan yang masuk ke Disdag dengan kondisi di lapangan.

“Kita berharap nantinya langkah ini bisa membuat data dan pengawasan kita lebih kuat,” imbuhnya. [ant]

Baca Juga  Rutan Polda NTB membatasi layanan besuk tahanan cegah COVID-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori