BIN Daerah NTB Kembali Gelar Vaksinasi di Daerah Lombok Timur

Lombok Timur – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB berkomitmen melaksanakan perintah Presiden RI Joko Widodo untuk mengakselerasi vaksinasi nasional. Kali ini, vaksinasi Binda NTB menyasar anak usia 6-11 tahun, masyarakat umum hingga kelompok lanjut usia lansia di daerah Lombok Timur terdapat beberapa tempat yang dilakukan vaksinasi antara lain Puskesmas Batuyang, SDN 4 Labuhan Lombok, SDN 5 Pohgading, SDN 4 Pohgading Puskesmas Labuhan Lombok, dan Dusun Kokoh Sepang Desa Darakunci dengan target 1.050 dosis.

Kepala Binda (Kabinda) NTB, Wara Winahya mengatakan, vaksinasi secara massif merupakan implementasi kebijakan pemerintah, dalam rangka mempercepat proses transisi pandemi Covid-19 ke endemi.

“BIN telah diperintahkan oleh Presiden RI untuk mendorong akselerasi vaksinasi Covid-19 di daerah,” ujar Wara dalam keterangannya, Senin (14/3/2022).

Wara menerangkan, vaksinasi kali ini digelar di 87 lokasi di 10 Kab/Kota se NTB. Jumlah sasaran vaksinasi sebanyak 7.787 dengan rincian 4.700 masyarkat umum baik dosis 1 hingga 3/booster, 40 pelajar/santri dan 3.047 anak usia 6-11 tahun.

Dia mengimbau, agar masyarakat berperan aktif membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 dengan cara mengikuti vaksinasi dosis lengkap.

“Terlebih saat ini Indonesia bersiap untuk beralih dari status Pandemi menjadi Endemi. Untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19, Indonesia harus terlebih dahulu mencapai status herd immunity,” terangnya.

Lebih lanjut, Wara menambahkan, kegiatan vaksinasi juga penting untuk menjamin potensi kematian akan menurun pada mereka yang terkena COVID-19. Hal ini terlihat dari rendahnya angka kematian setelah vaksinasi digencarkan oleh pemerintah.

“Jika dibandingkan dengan gelombang Covid-19 varian Delta, angka kematian pada varian Omicron saat ini lebih rendah padahal kasus positif lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa vaksinasi sangat efektif menekan angka kematian atau parahnya kasus Covid-19”, jelasnya

Baca Juga  Reuni 212 Dinilai Melenceng, Warga Diminta Tak ke Jakarta

Ia juga menekankan walaupun syarat vaksinasi dan tes PCR/Anti Gen dilonggarkan, masyarakat tetap harus melakukan vaksinasi sampai dosis lengkap. Sebab hingga saat ini masih ada masyarakat yang belum menerima vaksin dosis 1 dan 2, apalagi dosis 3 atau booster.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori