Pemkab Lombok Timur Akan Melakukan Uji Coba Sistem Outsourcing, Gaji Pegawai Honorer Naik Tiga Kali Lipat ?

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim), akan melakukan uji coba penerapan sistem Outsoursing (alih daya) kepada 50 pegawai honorer di Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ). Nama – nama pegawai honorer yang akan diajukan dalam uji coba sistem outsourcing ini nantinya mengikuti tahapan seleksi setelah dilakukan validasi data.

Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menyebut, 50 petugas kebersihan ini akan mendapat gaji sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lombok Timur.

“Melalui sistem outsourcing, 50 orang ini akan mendapat peningkatan gaji dari Rp 750 ribu menjadi Rp. 2 juta lebih. Naik menjadi tiga kali lipat dari gaji mereka sebelumnya”, kata Bupati Sukiman Azmy.

Sukiman Azmy juga menegaskan 50 orang ini nantinya sebagai tim istimewa yang akan bertanggung jawab terhadap pengangkut sampah atau pengelola kebersihan kota Selong dan sekitarnya.

“Kalau anda sekarang mendapatkan gaji Rp 750 ribu, maka gajinya menjadi Rp 2 juta lebih, per 1 Agustus 2022, naik tiga kali lipat dari gaji sebelumnya, kata Sukiman saat menghadiri pemotongan hewan qurban, di kantor DLH Lotim, Senin, 11Juli 2022.

Bupati memerintahkan kepala DLH Lotim untuk menetapkan tim ini pada 31 Juli mendatang. Meskipun pegawai honorer ini nantinya ditetapkan sebagai tenaga outsourcing, mereka tetap diminta untuk mengikuti tes Aparatul Sipil Negara (ASN) atau pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk kesejahteraan yang lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan dengan itu, etos kerja kita akan bertambah. Semangat bekerja kita akan meningkat, dan tentu kenyamanan keindahan, kerapian, keasrian Lombok Timur akan menjadi lebih nyata,” pungkasnya.

Baca Juga  Kain Tenun NTB Semakin Diminati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori